7 Gejala Anda Mungkin Mengidap Penyakit Kelamin

7 Gejala Anda Mungkin Mengidap Penyakit Kelamin

Penyakit kelamin alias penyakit menular seksual tidak dapat dideteksi dengan mudah oleh mata telanjang pada seseorang (atau bahkan diri Anda sendiri), karena sering kali penyakit ini muncul tanpa Anda sadari. Oleh sebab itu, penyakit menular seksual juga biasa disebut dengan infeksi menular seksual (IMS), karena infeksi bisa terjadi tanpa adanya indikasi tanda dan gejala yang mengawalinya.

Satu-satunya cara untuk memastikan apakah Anda mengidap penyakit kelamin atau tidak adalah dengan pemeriksaan laboratorium oleh dokter di rumah sakit atau klinik kesehatan. Namun, jangan berasumsi bahwa Anda akan menjalani tes penyakit menular seksual setiap kali Anda melakukan kunjungan ke ginekolog atau uji Pap smear.

Jika Anda berpikir Anda membutuhkan tes penyakit kelamin, mintalah kepada dokter Anda. Bicarakan mengenai kekhawatiran Anda dan tes spesifik apa yang ingin Anda jalani.

Mungkin tampak memalukan membicarakan tentang penyakit menular seksual kepada orang lain, tapi tidak dengan dokter Anda. Dokter Anda bertanggung jawab untuk perawatan Anda tanpa menghakimi atau mencela. Mereka adalah orang yang harus Anda tuju untuk mengobati infeksi Anda. Dokter juga bisa memberikan konsultasi lanjutan tentang cara mengurangi risiko Anda di kemudian hari untuk terjangkit penyakit menular seksual.

Gejala penyakit kelamin

Satu hal yang bisa Anda lakukan sebelum berkonsultasi dengan dokter adalah mengetahui tanda dan gejala awal yang mungkin bisa dijadikan petunjuk awal dari penyakit kelamin. Beberapa gejala yang paling umum adalah:

1. Perubahan pada urin

Rasa sakit atau panas terbakar saat buang air kecil dapat menjadi gejala dari beberapa jenis penyakit kelamin. Namun, gejala yang sama juga bisa timbul akibat infeksi saluran kencing (ISK) atau batu ginjal.

IMS yang menyebabkan rasa sakit selama urinasi, termasuk:

Klamidia

Gonore

Trikomoniasis

Selain itu, juga perhatikan adanya perubahan warna pada urin untuk indikasi adanya darah.

2. Keluar cairan dari penis

Partikel atau zat asing yang keluar dari penis menunjukkan kemungkinan penyakit menular seksual atau infeksi lainnya. Jika Anda mengalami kondisi ini, segera kunjungi dokter untuk mendapat diagnosis akurat.

Penyakit yang menyebabkan keluar cairan asing dari penis, termasuk:

Klamidia

Gonore

Trichomoniasis

Tipe infeksi di atas umumnya bisa ditangani dengan konsumsi antibiotik. Tetapi, Anda harus kembali kunjungi dokter jika tanda dan gejala tidak membaik atau justru kambuh.

3. Vagina terasa panas atau gatal

Gejala ini tidak selalu diakibatkan oleh penyakit menular seksual. Vagina yang terasa panas terbakar atau gatal bisa jadi disebabkan oleh iritasi atau infeksi ragi. Walaupun begitu, jika Anda mendeteksi sensasi yang tidak biasa di sekitar vagina Anda, konsultasikan dengan dokter Anda.

Bacterial vaginosis dan kutu pubis juga bisa menyebabkan rasa gatal di vagina.

4. Nyeri selama berhubungan seks

Rasa nyeri selama berhubungan seks umum dialami oleh sejumlah wanita. Mungkin ini adalah alasan mengapa rasa nyeri menjadi gejala penyakit kelamin yang sering terlewatkan. Jika Anda mengalami sakit saat seks, konsultasikan dengan dokter, terutama jika rasa nyeri tersebut:

Baru kali ini Anda alami

Berubah (intensitas, lokasi, bentuk)

Timbul setelah berganti pasangan seksual

Timbul setelah berganti kebiasaan seksual

Rasa sakit saat ejakulasi dapat juga diklasifikasikan sebagai gejala penyakit kelamin untuk pria.

5. Keputihan abnormal atau perdarahan vaginal

Keputihan yang tidak biasa bisa diakibatkan oleh sejumlah infeksi, dan tidak semuanya tergolong penyakit menular seksual. Infeksi yang terkait dengan penyakit kelamin, seperti infeksi ragi dan bacterial vaginosis, juga bisa menyebabkan keputihan.

Keputihan tergolong normal dialami wanita selama menstruasi, namun biasanya tidak berbau maupun berwarna. Jika keputihan Anda tidak biasa, seperti keluar cairan hijau atau kuning berbau dari vagina Anda, konsultasikan dengan dokter.

Keputihan akibat trikomoniasis biasanya berwarna hijau, berbusa, dan berbau tidak sedap. Keputihan akibat gonore umumnya berwarna kekuningan dengan noda darah.

Jika Anda mengalami perdarahan di antara siklus menstruasi Anda dan diikuti oleh keputihan, segera laporkan pada dokter anda. Gejala seperti ini juga muncul pada kanker.

6. Kutil atau memar

Kutil dan memar mungkin bisa dijadikan sebagai petunjuk dini dari penyakit menular seksual, termasuk:

Herpes genital

HPV

Sipilis

Molloscum contagiosum

Jika Anda menyadari adanya benjolan aneh atau memar dekat mulut atau area genital Anda, konsultasikan dengan dokter, bahkan jika benjolan hilang sebelum Anda pergi ke dokter. Anda masih berpotensi mudah menyebarkan infeksi walaupun sakit dan benjolan sudah menghilang karena virus tetap berada dalam darah Anda dari waktu ke waktu.

7. Sakit panggul atau perut bagian bawah

Nyeri panggul bisa diakibatkan oleh sejumlah kondisi dan tidak selalu dikaitkan dengan penyakit menular seksual. Namun, salah satu penyebabnya adalah radang panggul. Radang panggul akan timbul ketika penyakit kelamin tidak diobati. Bakteri naik ke rahim dan perut Anda, menyebabkan peradangan dan luka jaringan parut. Sakit panggul jenis ini bisa amat menyakitkan, dan pada beberapa kasus, hingga berujung fatal.

Penting untuk selalu memeriksakan diri, terutama jika kehidupan seksual Anda tergolong aktif, pernah melakukan hubungan seks tanpa pengaman, atau Anda merasa berisiko terhadap penyakit kelamin. Sadari setiap perubahan yang terjadi pada tubuh Anda, sekecil apapun itu. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk pemahaman yang lebih mendalam.

Share on Google Plus

About Berita Online

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar